TUGAS
KELOMPOK P.T.I
Kelompok III :
1.
Irfan
2.
Rifyan
3.
La endi La eha
FAKULTAS TEKNIK
JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA
BAUBAU
BAB 1
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Sejarah jaringan komputer bermula
dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika
yang digagas oleh sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium
Bell dan group riset Universitas Harvard
yang dipimpin profesor Howard
Aiken. Pada mulanya proyek tersebut
hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama.
Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah
proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa
dijalankan dalam sebuah komputer dengan kaidah antrian.
Kemudian pada tahun 1950-an ketika jenis komputer mulai berkembang sampai
terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang
tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses
berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS
(Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network)
komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri
ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host)
komputer. Dalam proses TSS mulai terlihat perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Departemen
Pertahanan Amerika, U.S.
Defense Advanced Research Projects Agency
(DARPA) memutuskan untuk mengadakan riset yang bertujuan untuk menghubungkan
sejumlah komputer sehingga membentuk jaringan organik pada tahun 1969. Program riset ini dikenal dengan nama ARPANET.
Pada tahun 1970,
sudah lebih dari 10 komputer yang berhasil dihubungkan satu sama lain sehingga
mereka bisa saling berkomunikasi dan membentuk sebuah jaringan. Dan pada tahun 1970 itu juga setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga
perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan
konsep proses distribusi (Distributed Processing). Dalam proses ini
beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel
untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host
komputer. Dalam proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang
mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host
komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer
pusat.
1.2 Rumusan Masalah
1.
Pengertian
Jaringan Komputer?
2.
Sebutkan
Kelemahan dan Kelebihan Jaringan Komputer !
3.
Apa saja
jenis-jenis Topologi ?
4.
Apakah
kekurangan dan kelebihan Topologi ?
1.3 Tujuan
1.
Mengetahui
pengertian dan manfaat Jaringan Komputer
2.
Mengetahui dan
memahami Kelemahan dan Kelebihan jaringan Komputer
3.
Mengetahui
jenis-jenis Topologi
4.
Mengetahui
Kekurangan dan Kelebihan Topologi
BAB 2
PEMBAHASAN
1.
Jaringan Komputer
Jaringan Komputer
adalah sebuah sistem yang
terdiri atas komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya
menggunakan protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling
berbagi informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras
seperti printer, harddisk, dan sebagainya.
2.
Macam-macam
jaringan komputer dilihat dari fungsinya
Macam-macam jaringan komputer jika di lihat dari fungsinya yaitu menjadi
dua yaitu :
a.
Jaringan Peer-to-peer
Tipe jaringan ini, masing-masing komputer terhubung langsung dengan lainnya menggunakan satu line. Penggunaannya tanpa alat komunikasi tambahan atau juga server. Jaringan ini hanya bisa menghubungkan dua unit komputer. Jenis inin pertama kali dipopulerkan para aplikasi file sharing seperti KaZaA atau Napster.
Ide konsep ini lahir sekitar akhir 1980-an ketika komputer menjadi salah satu inventaris wajib setiap perusahaan kecil atapun perusahaan besar. Keuntungan dari jaringan peer-to-peer ini adalah dalam sistem pencarian dan pemindahan data yang cepat. Prosesnya menjadi lebih cepat dibandingkan harus memindahan data ke flashdisk lalu menyimpannya ke komputer yang lainnya.
Tipe jaringan ini, masing-masing komputer terhubung langsung dengan lainnya menggunakan satu line. Penggunaannya tanpa alat komunikasi tambahan atau juga server. Jaringan ini hanya bisa menghubungkan dua unit komputer. Jenis inin pertama kali dipopulerkan para aplikasi file sharing seperti KaZaA atau Napster.
Ide konsep ini lahir sekitar akhir 1980-an ketika komputer menjadi salah satu inventaris wajib setiap perusahaan kecil atapun perusahaan besar. Keuntungan dari jaringan peer-to-peer ini adalah dalam sistem pencarian dan pemindahan data yang cepat. Prosesnya menjadi lebih cepat dibandingkan harus memindahan data ke flashdisk lalu menyimpannya ke komputer yang lainnya.
b.
Jaringan
Client Server
Pada jaringan ini dibutuhkan satu unit komputer yang nantinya akan dijadikan sebagai alat komunkasi atau server. Gunanya yaitu untuk menghubungkan antar komputer yang satu dengan komputer yang lainnya. Sehingga, komputer yang bisa dihubungkan lebih dari satu unit dengan lebih line.
Kelebihan pada jaringan ini yaitu semua data bisa dijadikan satu yang disimpan di satu tempat (server). Sehingga, penempatan dan pengolahan data menjadi lebih tertata. Tetapi ini teryata bisa menjadi sebuah kelemahan juga karena jika server tersebut mengalami gangguan dengan jaringannya, semua komputer tidak bisa mengakses data.
3.
Kelebihan
dan Kekurangan Jaringan Komputer
a. Kelebihan Jaringan
·
Kecepatan akses lebih tinggi karena
penyediaan fasilitas jaringan dan pengelolaannya dilakukan secara khusus oleh
satu komputer (server) yang tidak dibebani dengan tugas lain sebagai
workstation.
·
Sistem keamanan dan administrasi
jaringan lebih baik, karena terdapat seorang pemakai yang bertugas sebagai
administrator jaringan, yang mengelola administrasi dan sistem keamanan
jaringan.
·
Sistem backup data lebih baik, karena
pada jaringan client-server
backup dilakukan terpusat di server, yang akan membackup seluruh data yang
digunakan di dalam jaringan
·
Antar komputer dalam jaringan dapat
saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive,
fax/modem, printer.
·
Biaya operasional relatif lebih murah
dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak
memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan
dan menyediakan fasilitas jaringan.
·
Kelangsungan kerja jaringan tidak
tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau
rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
b.
Kekurangan Jaringan Komputer
·
Troubleshooting
jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer
setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di
jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan
workstation.
·
Sistem keamanan
jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan
masing-masing fasilitas yang dimiliki.
·
Karena data jaringan
tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan
oleh masing-masing komputer tersebut
·
Biaya operasional
relatif lebih mahal.
·
Diperlukan adanya satu
komputer khusus yang berkemampuan lebih untuk ditugaskan sebagai server.
·
Kelangsungan jaringan
sangat tergantung pada server. Bila server mengalami gangguan maka secara
keseluruhan jaringan akan terjaga
4.
Jenis-Jenis
Topologi beserta Kekurangan dan Kelebihan
Topologi
jaringan
adalah suatu tehnik untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer
lainnya yang merangkai menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi
jaringan didasarkan pada biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat
konektivitas yang akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
Ada
bermacam macam topologi jaringan komputer yang banyak di gunakan saat ini
antara lain adalah Topologi Bus, Topologi Ring, Topologi Star, Topologi Mesh,
Topologi Linear, Topologi Pohon masing-masing jenis topologi ini mempunyai kelebihan dan
kekurangannnya sendiri yaitu sebagai berikut :
a.
Topologi
Bus
Jenis
topologi bus ini menggunakan kabel tunggal, seluruh komputer saling berhubungan
secara langsung hanya menggunakan satu kabel saja. Kabel yang menghubungkan
jaringan ini adalah kabel koaksial dan dilekatkan menggunakan T-Connector.
Untuk memaksimalkan penggunaan jaringan ini sebaiknya menggunakan kabel Fiber
Optic karena kestabilan resistensi sehingga dapat mengirimkan data lebih baik.
Kelebihan
Topologi Bus :
1.
Mudah
untuk dikembangkan
2.
Tidak
memerlukan kabel yang banyak
3.
Hemat
biaya pemasangan
Kelemahan Topologi Bus :
1.
Tidak
stabil, jika salah satu komputer terganggu maka jaringan akan terganggu
2.
Tingkat
deteksi kesalahan sangat kecil
3.
Sulit
mencari gangguan pada jaringan
4.
Tingkat
lalu lintas tinggi / sering terjadi antrian data
5.
Untuk jarak jauh diperlukan repeater
b.
Topologi
Ring
Jenis topologi ring ini, seluruh
komputer dihubungkan menjadi satu membentuk lingkaran (ring) yang tertutup dan
dibantu oleh Token, Token berisi informasi yang berasal dari komputer sumber
yang akan memeriksa apakah informasi tersebut digunakan oleh titik yang
bersangkutan, jika ada maka token akan memberikan data yang diminta oleh titik
jaringan dan menuju ke titik berikutnya. seluruh komputer akan menerima setiap
signal informasi yang mengalir, informasi akan diterima jika memang sudah
sesuai dengan alamat yang dituju, dan signal informasi akan diabaikan jika
bukan merupakan alamatnya sendiri. Dengan kata lain proses ini akan berlanjut
terus hingga sinyal data diterima ditujuan.
Kelebihan Topologi Ring :
1.
Tidak
menggunakan banyak kabel
2.
Tingkat
kerumitan pemasangan rendah
3.
Mudah
instalasi
4.
Tidak
akan terjadi tabrak data
5.
Mudah
dirancang
Kekurangan
Topologi Ring :
1.
peka
kesalahan jaringan
2.
Sulit
untuk dikembangkan
3.
Jika
salah satu titik jaringan terganggu maka seluruh komunikasi data dapat
terganggu
c.
Topologi
Star
Pada topologi jenis star ini, setiap
komputer langsung dihubungkan menggunakan Hub, dimana fungsi dari Hub ini
adalah sebagai pengatur lalu lintas seluruh komputer yang terhubung. Karena
menggunakan proses pengiriman dan penerimaan informasi secara langsung inilah
yang menyebabkan biaya pemasangannya juga tinggi.
Kelebihan Topologi Star :
1.
Deteksi
kesalahan mudah dilakukan
2.
Perubahan
stasiun mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3.
Mudah
melakukan control
4.
Tingkat
keamanan tinggi
5.
Paling
fleksibel
Kekurangan
Topologi Star :
1.
Menggunakan
banyak kabel
2.
Ada
kemungkinan akan terjadi tabrakan data sehingga dapat menyebabkan jaringan
lambat
3.
Jaringan
sangat tergantung kepada terminal pusat
4.
Jaingan
memakan biaya tinggi
5.
Jika
titik komputer pusat terjadi gangguan maka terganggu pula seluruh jaringan
d.
Topologi
Tree
Topologi
tree ini merupakan hasil pengembangan dari topologi star dan topologi bus yang
terdiri dari kumpulan topologi star dan dihubungkan dengan 1 topologi bus.
Topologi tree biasanya disebut juga topologi jaringan bertingkat dan digunakan
interkoneksi antar sentral. Pada
jaringan ini memiliki beberapa tingkatan simpul yang ditetapkan dengan suatu
hirarki, gambarannya adalah semakin tinggi kedudukannya maka semakin tinggi
pula hirarki-nya. Setiap simpul yang memiliki kedudukan tinggi dapat mengatur
simpul yang memiliki kedudukan yang rendah. Data dikirim dari pusat simpul
kemudian bergerak menuju simpul rendah dan menuju ke simpul yang lebih tinggi
terlebih dahulu.
Kelebihan Topologi Tree :
1.
Deteksi
kesalahan mudah dilakukan
2.
Perubahan
bentuk suatu kelompok mudah dilakukan dan tidak mengganggu jaringan lain
3.
Mudah melakukan control
Kekurangan
Topologi Tree :
1.
Menggunakan
banyak kabel
2.
Sering
terjadi tabrakan data
3.
Jika
simpul yang lebih tinggi rusak maka simpul yang lebih rendah akan terganggu
juga
4.
Cara kerja lambat
e.
Topologi
Mesh / Jala
Topologi
Mesh merupakan rangkaian jaringan yang saling terhubung secara mutlak dimana
setiap perangkat komputer akan terhubung secara langsung ke setiap titik
perangkat lainnya. Setiap titik komputer akan mempunyai titik yang siap untuk
berkomunikasi secara langsung dengan titik perangkat komputer lain yang menjadi
tujuannya.
Kelebihan Topologi Mesh :
1.
Dinamis
dalam memperbaiki setiap kerusakan titik jaringan komputer
2.
Data
langsung dikirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lain
3.
Data
lebih cepat proses pengiriman data
4.
Jika
terjadi kerusakan pada salah satu komputer tidak akan mengganggu komputer
lainnya
Kekurangan
Topologi Mesh :
1.
Biaya
untuk memasangnya sangat besar.
2.
Perlu
banyak kabel
3.
Perlu
banyak port I/O , setiap komputer diperlukan n-1 port I/O dan sebanyak n(n-1)/2
koneksi. Misalnya ada 4 komputer maka diperlukan kabel koneksi sebanyak
4(4-1)/2 =6 kabel dan memerlukan 4-1 = 3 port.
4.
Proses
instalasi sulit dan rumit
f.
Topologi
linear
Topologi
ini merupakan perluasan dari dari topologi bus dimana kabel utama harus
dihubungkan ke tiap titik komputer menggunakan T-connector. Topologi tipe ini
merupakan jenis yang sederhana menggunakan kabel RG-58
Kelebihan Topologi Linear :
1.
Sederhana
jaringannya
2.
Hemat
kabel
3.
Mudah
untuk dikembangkan
Kekurangan Topologi Linear :
Kekurangan Topologi Linear :
1. Deteksi kesalahan sangat kecil
2. Keamanan kurang terjamin
3. Lalu lintas data tinggi
4. Kecepatan transfer tergantung kepada
jumlah pengguna, kecepatan turun jika jumlah pemakai bertambah
BAB 3
PENUTUP
KESIMPULAN
Jaringan
Komputer adalah sebuah
sistem yang
terdiri atas komputer yang saling berhubungan antara satu dengan lainnya menggunakan
protokol komunikasi melalui media komunikasi sehingga dapat saling berbagi
informasi, program – program, penggunaan bersama perangkat keras seperti
printer, harddisk, dan sebagainya.
Topologi jaringan adalah suatu tehnik
untuk menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya yang merangkai
menjadi sebuah jaringan, dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada
biaya, kecepatan akses data, ukuran maupun tingkat konektivitas yang akan
mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan.
SARAN
Memperbanyak lagi pengetahuan kita
tentang jaringan komputer dan jenis-jenis Topologi beserta kelebihan dan
kekurangannya.
DAFTAR PUSTAKA
Modu Praktikum Jaringan
Komputer
